Senin, 02 Mei 2016

Sekilas Hardiknas, Ki Hajar Dewantara, dan cara meneruskan perjuangannya



Hari ini tepatnya ulang tahun Ki Hajar Dewantara yang ke 127 tahun, Ki Hajar Dewantara  adalah sosok seorang pahlawan pendidikan yang memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.
Jasa-jasanya saat ini saat inipun masih bisa kita rasakan hingga sampai sekarang, beliau berasal dari lingkungan keluarga Kadipaten Pakualaman, putra dari GPH Soerjaningrat, dan cucu dari Pakualam III. Ia menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sekolah Dasar Eropa/Belanda). Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai penulis dan wartawan di beberapa surat kabar, antara lain, Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya komunikatif dan tajam dengan semangat antikolonial.
Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.
Apa yang bisa kita lakukan untuk meneruskan perjuangan dari sang pahlawan Ki Hajar Dewantara? Banyak hal yang dapat kita lakukan walapun kita bukan sebagai profesi pengajar atau guru. Walaupun kita bukan tenaga pengajar tetapi kita amsih bisa memberikan ilmu kita kepada orang yang membutuhkan seperti memberikan bimbingan belajar, membantu menerangkan kembali pelajaran yang belum difahami oleh teman kita kepada mereka, atau bila kita sebagai orang tua, kita bisa mencerdaskan anak kita sendiri dengan cara mengikutkan mereka kedalam program bimbingan belajar.
Hexxa Academy Kediri menerima Bimbingan Belajar untuk UAN UNAS SD,SMP,SMA
Les Privat Guru bisa datang kerumah bagi yang memiliki anak siswa SD, SMP, SMA
Bimbingan Calistung untuk SD, TK, & PAUD
Home Schooling Untuk Wilayah Kediri dan sekitarnya.

informasi lebih lanjut silahkan hubungi WA Telf. atau SMS 081335062295
pin 596de508
atau datang ke Jl.Banjaran I No.70/134 Kediri

dengan membuat anak kita cerdas dan berpendidikan tinggi kita sudah ikut andil dalam membantu meneruskan perjuangan dari Ki Hajar Dewantara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar